Kuah Pliek U | Catatan Nusantara 34

CATATAN NUSANTARA / 34

BAB 5-3

KULINER · ACEH · KELAPA FERMENTASI

Kuah
Pliek U

Kuah Pliek U adalah masakan sayur tradisional Aceh dengan bumbu utama pliek u: ampas kelapa tua yang melalui proses fermentasi, pemerasan minyak, lalu pengeringan. Dalam BAB 5-3, hidangan ini disajikan sebagai makanan hangat di kaki Gunung Geureudong; adegan dan percakapan tokohnya adalah fiksi.
Semangkuk Kuah Pliek U
Kuah Pliek U dengan kuah sayur berbumbu pliek u. Foto: Goethe-Institut Indonesia.

Pliek u: kelapa yang diolah sampai tuntas

Pliek u berasal dari daging kelapa tua yang difermentasi. Dari prosesnya diperoleh minyak kelapa, sementara ampas yang tersisa dikeringkan dan dipakai sebagai bumbu. Bahan ini memberi rasa gurih, dalam, dan sedikit khas fermentasi pada kuah.

Kuah Pliek U dengan sayuran
Variasi Kuah Pliek U dengan sayuran dan bahan pelengkap. Foto: Cookpad.

Masakan sayur Aceh

Kuah Pliek U lazim dimasak bersama aneka sayuran dan rempah, sehingga isi serta rasa dapat berbeda antar-rumah dan antar-daerah di Aceh. Bukan satu resep yang beku: pliek u adalah inti rasa yang menyatukan banyak variasi hidangan ini.

Kuah Pliek U dengan udang dan sayuran
Variasi modern Kuah Pliek U dengan udang dan sayuran; bahan pelengkapnya dapat berubah, sedangkan pliek u tetap menjadi ciri utamanya. Foto: IDN Times.

Dalam cerita

Faris menyajikan Kuah Pliek U di zawiyah sebagai hidangan Aceh. Tempat penyajian dalam novel tidak menjadikan makanan ini khusus berasal dari dataran tinggi Gayo. Yang dapat dipastikan adalah tradisi Kuah Pliek U sebagai kuliner Aceh; rincian makan malam, tokoh, dan lokasi zawiyah dalam cerita adalah fiksi.

Catatan ketelitian: Kuah Pliek U adalah warisan kuliner Aceh, tetapi sejarah penamaan serta setiap variasi resepnya tidak selalu terdokumentasi untuk tahun 1683. Halaman ini membedakan tradisi makanan yang masih hidup dari detail adegan fiksi.

← Kembali ke BAB 5-3